RSS

LATIHAN SOAL UJI KOMPETENSI NERS

LATIHAN SOAL

UJI KOMPETENSI PERAWAT

 

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat !

 

  1. Seorang laki-laki, usia 30 tahun, datang ke IGD 1 jam yang lalu karena kecelakaan.

Pasien mengeluh nyeri dan sakit pada tulang tibia, tanda-tanda vital dalam batas

normal. Pasien merasa takut, kesal, kecewa dan marah terhadap kondisinya saat ini.

 

Apakah masalah kesehatan yang sedang dialami pasien tersebut ?

 

  1. Gangguan fisik
  2. Gangguan emosional
  3. Gangguan spiritual
  4. Gangguan jiwa
  5. Gangguan hubungan sosial

 

  1. Seorang laki-laki, usia 35 tahun, di rawat di ruang bedah selama 2 minggu karena

mengalami fraktur tulang tibia, tanda-tanda vital dalam batas normal. Selama dirawat

pasien sering kesal dan marah-marah karena sakitnya belum sembuh juga, belakangan

ini pasien mulai mendengar suara-suara yang tidak ada sumbernya.

Gangguan apakah yang dapat saudara kesimpulkan dari kasus di atas?

 

  1. Fisik
  2. Emosional
  3. Mental organik
  4. Spiritual
  5. Jiwa

 

  1. Seorang wanita, usia 26 tahun, dibawa keluarganya ke Poli klinik RS jiwa karena

sudah 1 minggu tidak mau mandi, badan kotor dan bau, tidak mau makan bila makan

berantakan, BAB dan BAK sembarangan, pemeriksaan fisik dalam batas normal.

 

Apakah diagnosa keperawatan utama yang dapat saudara tegakkan pada kasus di atas?

 

  1. Defisit perawatan diri
  2. Gangguan citra tubuh
  3. Harga diri rendah
  4. Gangguan personal higiene
  5. Gangguan pemenuhan kebutuhan nutrisi

 

  1. Seorang perempuan usia 24 tahun, telah 1 minggu melahirkan anak pertama, datang

bersama suami ke Poli kebidanan untuk berkonsultasi. Pasien berencana akan

menggunakan alat KB, tapi karena belum pernah sama sekali menggunakan KB, pasien

ingin berkonsultasi terlebih dahulu dengan petugas kesehatan. Pasien masih

memberikan ASI pada bayinya.

 

Apakah yang paling utama disampaikan perawat pada sesi konsultasi tentang

 

KB suntik tersebut?

 

  1. Efektifitas mencegah kehamilan
  2. Keuntungan suntik KB
  3. Kerugian Suntik KB
  4. Kontraindikasi Suntik KB
  5. Efek samping metode suntik

Seorang perempuan berusia 32 tahun, telah memiliki 3 orang anak datang ke BPS

untuk KB. Sebelumnya, pasien menggunakan alat kontrasepsi pil, suntik, dan kondom.

Pasien mengaku takut untuk menggunakan IUD. Tapi setelah berbicara dengan

tetangganya dua hari yang lalu, pasien jadi berencana untuk menggunakan kontrasepsi

IUD. Hasil pemeriksaan fisik dalam batas normal.

 

Apakah diagnosa yang paling utama pada pasien tersebut?

  1. Kurang pengetahuan
  2. Rencana Pemasangan IUD
  3. Cemas
  4. Gangguan Rasa nyaman
  5. Gangguan pola seksual
  6. Seorang perempuan berusia 24 tahun G1P0A0, usia kehamilan 20 minggu. Datang ke

Poli kebidanan dengan keluhan sering merasa pusing, cepat letih dan pusing dirasakan

terutama setelah beraktifitas, mual, mata berkunang-kunang. Hal ini sudah dirasakan

sejak dua hari. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 90/60 mmHg, RR

23x/menit, konjungtiva pucat. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan Hb 9gr%.

 

Apakah Diagnosa keperawatan yang paling utama pada pasien tersebut?

 

  1. Gangguan rasa nyaman
  2. Gangguan aktifitas
  3. Nyeri
  4. Anemia
  5. Gangguan sistem penglihatan`

 

  1. Seorang perempuan berusia 25 tahun G1P0A0, usia kehamilan 12 minggu datang ke

UGD RS dengan keluhan mual muntah yang sering, hampir 6 kali sehari, tidak mau

makan, nyeri epigastrium, pusing dan cepat letih. Dari pemeriksaan fisik didapatkan

turgor kulit berkurang, mata cekung, nafas berbau aseton. Dari hasil pemeriksaan

laboratorium ditemukan aseton dalam urin positif.

 

Apakah Diagnosa keperawatan yang utama pada pasien tersebut?

 

  1. Gangguan rasa nyaman nyeri
  2. Gangguan pemenuhan nutrisi
  3. Gangguan istirahat dan tidur
  4. Gangguan pemenuhan cairan dan elektrolit
  5. Gangguan pola aktifitas

 

  1. An.A, usia 2 tahun dibawa orangtuanya ke poliklinik anak, dengan keluhan utama

sering BAB 3-4 x sehari, dengan konsistensi cair, dan ada darah berwarna merah

marun. Anak rewel, lesu, suhu tubuhnya 380 C, turgor kulit kembali lambat.

 

Apakah diagnosa medis yang paling tepat pada kasus diatas?

  1. Diare.
  2. Disentri.
  3. Demam berdarah.
  4. Influenza .
  5. Dehidrasi.

 

  1. Tn. H, 40 tahun, dirawat di rumah sakit dengan keluhan, mual, muntah sejak 3 hari

lalu. Klien mengatakan nyeri ulu hati, dan terlihat warna sklera dan kulit berwarna

kuning. Dari hasil pemeriksaan fisik ada pembesaran hati dan nyeri tekan pada area

hati. Dari data tersebut pasien didiagnosa hepatitis.

 

Apakah pemeriksaan Lab yang paling menunjang untuk diagnosa kasus diatas?

 

  1. Hb.
  2. Bilirubin.
  3. Sgpt, Sgot.
  4. LED.
  5. Dehidrasi.

 

  1. Ny.C usia 34tahun, daatang kepuskesmas dengan keluhan demam, menggigil, kepala

pusing, dan mual, yang sudah dirasakan selama 1 minggu ini. Ny.C terlihat pucat dan

lemas, suhu badan, 38,50 C, Td: 100/70mmHg, RR: 24x/i, nadi: 78x/i.

 

Apakah masalah keperawatan yang paling utama pada kasus diatas?

 

  1. Hipertermi
  2. Intoleransi aktivitas
  3. Anoreksia
  4. Gangguan nutrisi
  5. Gangguan intake output cairan

 

  1. Ny.M penderita DM type2 usia 42 tahun, dengan luka gangrene pada bagian

ekstremitas kanan bawah daerah dorsal pedi. Sudah 4 hari dirawat diruang penyakit

dalam, dan akan dilakukan tindakan perawatan luka. Ttv dalam batas normal.

 

Pada perawatan luka, setelah dilakukan pelepasan balutan luka/verban.

 

Apakah tindakan selanjutnnya yang akan dilakukan sesuai dengan SOP ?

 

  1. Memakai handscoon.
  2. Melepaskan plester
  3. Melakukan nekrotomi pada jaringan nekrosis.
  4. Membersihkan luka.
  5. Membalut kembali luka dengan rapi.

 

  1. Tn.B usia 38 tahun, dirawat di ICU dengan diagnose meningitis, sudah dirawat selama

1 minggu, dengan GCS:5, TTV stabil dalam batas normal. Pagi ini akan dilakukan

perawatan personal hygiene memandikan klien. Sebelum melakukan tindakan

perawat melakukan komunikasi terlebih dahulu

 

Apakah faktor penting yang harus dilakukan perawat dalam etika pelaksanaan asuhan ?

 

  1. Memasang sampiran
  2. Salam pembuka dan menjelaskan tindakan yang akan dilakukan.
  3. Melakukan tindakan sesuai dengan SOP.
  4. Inform concernt yang disetujui oleh keluarga klien.
  5. Menjaga privacy klien.

 

  1. Seorang laki-laki, umur 30 tahun datang ke UGD. Klien mengatakan sudah 5 jam sulit

BAK. Keluhan dirasakan secara tiba –tiba, tidak ada riwayat sebelumnya. Tanda vital

dalam batas normal, nyeri pada daerah suprapubik. Ekspresi wajah tampak kesakitan.

 

Apakah Pemeriksaan penunjang utama yang harus dikolaborasikan pada kasus diatas ?

  1. Speciment Darah
  2. Speciment Urine
  3. Foto rongxen
  4. USG abdomen
  5. MRI

 

  1. Seorang Wanita, umur 32 tahun dirawat di RS. Klien mengeluh nyeri pada daerah

visika urinaria, nyeri saat buang air kecil, BAK tidak lancar, merasa tidak puas setelah

BAK, ekspresi tampak meringis kesakitan, Hasil USG abdomen dinyatakan terdapat

batu didaerah vesika urinaria

 

Apakah Diagnosa Keperawatan yang paling tepat kasus diatas ?

 

  1. Nyeri berhubungan ketidak mampuan melakukan menajemen nyeri
  2. Infeksi berhubungan penurunan daya tahan tubuh
  3. Obstruksi berhubungan dengan diet yang tidak efektif
  4. Gangguan eliminasi urin berhubungan kegagalan ginjal kronis
  5. Gangguan pola eliminasi urin berhubungan dengan adanya obstruksi

 

  1. Seorang laki – laki berusia 69 tahun dirawat di rumah sakit karena BPH, klien

mengatakan sering BAK, abdomen tegang, urin terus menetes setelah berkemih,

Keadaan umum: lemah, Tekanan darah: 110/80 mmHg, S: 36,5°C, Nadi: 80 kali

permenit, pernafasan: 24 kali permenit.

 

Apakah masalah keperawatan utama yang muncul pada klien?

 

  1. Nyeri
  2. Disfungsi seksual
  3. gangguan eliminasi BAK
  4. Perubahan nutrisi
  5. Resiko tinggi infeksi

 

  1. Seorang laki – laki, usia 55 tahun, datang ke IGD karena keluhan badan lemas sejak 2

hari yang lalu. Hasil pengkajian: terdapat penurunan berat badan, nafsu makan

meningkat, sering merasa haus dan sering kencing pada malam hari, suhu badan : 38 °

C, Nadi = 60 x/menit, mukosa mulut kering, turgor kulit: kembali dalam waktu 5 detik,

wajah meringis, Gula Darah Sesaat 180 mg/dl.

 

Apakah masalah keperawatan yang utama pada klien tersebut?

 

  1. Nyeri akut
  2. Intoleransi aktivitas
  3. Kerusakan intergritas kulit
  4. Gangguan istirahat dan tidur
  5. Gangguan volume cairan tubuh

 

  1. Seorang laki-laki, usia 50 tahun, sudah 2 hari dirawat di RS mengalami sirosis hepatis.

Keluhan yang dirasakan pasien adalah perut bagian kanan atas terasa penuh, sesak

nafas, diare, penurunan nafsu makan, mual dan muntah. Hasil lab, SGOT: 300 u/L,

SGPT : 200 u/L. Tekanan darah 130/80 mmHg, nadi 60 kali permenit, suhu 37,5.C,

pernafasan 28 kali permenit.

 

Apakah prioritas masalah keperawatan pada klien tersebut?

 

  1. Nyeri akut
  2. Gangguan nutrisi
  3. Defisit volume cairan
  4. Gangguan pola nafas
  5. Gangguan integritas kulit

 

  1. Seorang perempuan, berumur 30 tahun, datang ke UGD dengan keluhan sesak nafas

sejak tadi malam. Tekanan Darah: 130/80 mmHg, Nadi: 110 x/menit, pernafasan: 28

x/menit, suhu: 36 ° C, terdapat suara wheezing. Gejala ini muncul karena udara yang

sangat dingin.

 

Apakah masalah keperawatan prioritas pada kasus tersebut?

 

  1. Hipertermi
  2. Intoleransi aktivitas
  3. Defisit volume cairan
  4. Gangguan pola nafas
  5. Jalan nafas tidak efektif

 

  1. Seorang laki-laki, berumur 55 tahun, datang ke UGD dengan keluhan sejak 1 minggu

ini, kedua kaki bengkak, terasa nyeri bila digerakkan, sering terjadi pada pagi hari,

nyeri terjadi di sendi lutut dan ibu jari berwarna kemerahan. Klien mempunyai

kebiasaan makan melinjo. Ekspresi wajah meringis saat digerakkan. Skala nyeri 6.

Tekanan darah 140/80 mmHg, Nadi 84 kali permenit, Respiratory rate 16 kali

permenit.

 

Apakah data yang bisa melengkapi pengkajian nyeri pada kasus tersebut?

 

  1. Time
  2. Region
  3. Severity
  4. Qualitatif
  5. Provokatif / paliatif

 

  1. Seorang wanita, usia 40 tahun di bawa ke IGD karena nyeri dada selama

10 menit setelah melakukan olah raga voly. Oleh dokter, klien disarankan untuk

istirahat. Tekanan darah 140/80 mmHg, Nadi 96 kali permenit, suhu 36 .C, pernafasan

28 kali permenit.

 

Apakah tindakan yang tepat untuk pasien tersebut?

 

  1. Memasang EKG
  2. Memberikan oksigen
  3. Kolaborasi pemberian analgetik
  4. Menganjurkan untuk nafas dalam
  5. Menganjurkan untuk tirah baring

 

  1. Bayi laki-laki usia 8 bulan dibawa oleh ibunya ke Puskesmas untuk melakukan

imunisasi. Pada pemeriksaan didapatkan hasil yaitu berat badan 9 kg, suhu tubuh

36,8ºC, pernafasan 20x/menit, sebelumnya telah mendapatkan imunisasi BCG, DPT I

dan Polio 2.

 

Imunisasi apa yang sekarang harus diberikan?

 

  1. DPT II Polio III
  2. DPT IIPolio III
  3. DPT II Polio IV
  4. DPT III Polio III
  5. DPT III Polio IV

 

  1. Anak perempuan umur 1 tahun, dibawa oleh orangtuanya ke RS karena mengalami

pembesaran kepala sejak 1 bulan yang lalu, kemudian perawat melakukan pemeriksaan

fisik, didapatkan hasil: lingkar kepala 59 cm, berat badan 8 kg, tinggi badan 72 cm,

terdapat sunset sign, belum bisa berjalan, aktifitas fisik hanya di tempat tidur atau

digendong oleh orangtuanya.

 

Apa masalah keperawatan utama pada kasus diatas?

 

  1. Gangguan pertumbuhan dan perkembangan
  2. Gangguan nutrisi kurang dari kebutuhan
  3. Resiko tinggi gangguan integritas kulit
  4. Resiko gangguan cairan dan elektrolit
  5. Kurangnya pengetahuan orangtua

 

  1. Seorang anak laki-laki yang berusia 11 bulan dibawa oleh ibunya ke Poli Thalasemia

dengan keluhan mudah sakit, wajah yang pucat, sklera anemis. Hasil pemeriksaan

laboratorium 3 gr/dl, diagnosa medis Thalasemia

 

Apakah implementasi utama yang dilakukan?

 

  1. Memberikan cairan infus
  2. Memberikan transfusi darah
  3. Memberikan nutrisi yang adekuat
  4. Memberikan informasi yang benar
  5. Memberikan Penyuluhan kesehatan tentang penyakit Thalasemia.

 

  1. Bayi baru lahir akan mengeluarkan tinja pertamanya (mekonium) dalam 24 jam

pertama, namun pada bayi yang menderita penyakit Hisprung (akibat dari kelumpuhan

usus besar dalam menjalankan fungsinya), maka tinja tidak dapat keluar, tinja akan

keluar terlambat atau bahkan tidak dapat keluar sama sekali. Selain itu perut bayi juga

akan terlihat menggembung, disertai muntah. Jika dibiarkan lebih lama, berat badan

bayi tidak akan bertambah dan akan terjadi gangguan pertumbuhan..

 

Apakah tindakan bedah sementara pada Bayi tesebut ?

 

  1. Kolostomi
  2. Colok dubur
  3. Atresia ani
  4. Operasi besar
  5. Laparatomi

 

  1. An. C laki-laki, berumur 2 tahun mengalami diare sejak 2 hari yang lalu, dibawa ke

rumah sakit dalam kondisi dehidrasi dengan penurunan kesadaran.

 

Apa penyebab utama penurunan kesadaran An.C?

 

  1. Hipoperfusi jaringan serebral karena penurunan volume vaskuler
  2. Penurunan fungsi hemodinamik dan kelelahan jantung
  3. Penekanan pada pusat vital dan kesadaran di otak
  4. Mekanisme diuresis pada kerusakan jaringan ginjal
  5. Kondisi dehidrasi

 

  1. Seorang perempuan berusia 22 tahun berobat ke dokter 3 bulan setelah menemukan

sebuah benjolan pada kuadran lateral bawah mammae dextra. Pemeriksaan fisik

menunjukkan massa berdiameter 2 cm, berbentuk oval, padat, halus, dan mobil pada

mamae tersebut. Tidak ditemukan pembesaran kelenjar getah bening axilla. Tanda-

tanda vital dalam batas normal.

Berdasarkan data di atas, apakah diagnosa medis yang dapat ditegakkan pada pasien

tersebut?

  1. Nekrosis lemak
  2. Fibroadenomama
  3. Kelainan fibrokistik mammae
  4. Karsinoma intraduktal
  5. Papilloma intraduktal

 

  1. Seorang bayi perempuan berusia 8 bulan dibawa ibunya berobat ke poliklinik anak

dengan keluhan sejak 2 minggu terakhir bayi BAB 4 – 5 x/hari dengan keluaran sisa

makanan yang belum tercerna dengan baik. Ibu bekerja sebagai guru, memberikan asi

1 x selum bekerja dan 3 – 4 kali sepulang bekerja. Sehari-hari bayi diurus oleh

neneknya dengan pengaturan makan pemberian bubur susu 3x/hari dan sari jeruk peras

2 x/hari, susu buatan 3x/hari.

 

Apakah anjuran yang paling tepat saudara berikan pada ibu bayi?

 

  1. Pemberian bubur susu dihentikan
  2. Pemberian sari jeruk peras dihentikan
  3. Pemberian susu buatan dihentikan
  4. Pemberian asi dilanjutkan dengan frekuensi ditambah
  5. Pemberian asi dihentikan karena tidak efektif

 

  1. Seorang pria, usia 25 tahun, datang ke puskesmas dengan keluhan sudah 8 hari demam,

mula-mula panas tidak tinggi, makin lama demam makin tinggi terutama pada sore dan

malam hari , 3 hari pertama panas disertai mencret. Pasien sudah berobat ke klinik

mendapat ampicillin dan paracetamol tapi tidak membaik. Pemeriksaan fisik

ditemukan badan teraba panas, konjungtiva pucat, pasien tampak apatis. Tanda-tanda

vital : TD 130/80 mmHg, RR 24 x/menit, nadi 92x/menit, suhu 39°C

 

Apakah diagnosia medis yang tepat berdasarkan kasus di atas?

 

  1. Demam berdarah dengue
  2. TB paru
  3. Typhoid
  4. Hepatitis
  5. Gastroenteritis

 

  1. Seorang perempuan, usia 33 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan sudah 3 hari

mengalami keputihan, terasa gatal dan berbau. Pada pemeriksaan inspekulo vagina

tampak kemerahan dan ada keputihan. Diagnosa medis dinyatakan infeksi jamur, agar

efektif pasien diberikan abothyl melalui vagina.

 

Apakah penyuluhan utama disampaikan pada pasien ?

 

  1. Obat harus dipakai sampai habis
  2. Tidak melakukan hubungan seksual selama pengobatan
  3. Suami diprogramkan untuk berobat
  4. Menggunakan pakaian dalam yang kering
  5. Membersihkan vagina dengan menggunakan larutan betadin

 

  1. Seorang perempuan, usia 33 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan sudah 3 hari

mengalami keputihan, terasa gatal dan berbau. Pada pemeriksaan inspekulo vagina

tampak kemerahan dan ada keputihan. Diagnosa medis dinyatakan infeksi jamur, agar

efektif pasien diberikan abothyl melalui vagina.

 

Bagaimanakah cara pemberian obat yang efektif digunakan untuk pasien ?

 

  1. Oral
  2. Topikal
  3. Intra muskuler
  4. Suppositoria
  5. Intra vena

 

  1. Saat dinas malam jam 03.00 wib diruang IGD perawat sedang sibuk memasang infus

klien dehidrasi berat dan memberikan injeksi Sulfas atropine tiap 15 menit kepada

klien keracunan pestisida. Saat bersamaan datang klien Ca mammae kesakitan dan

klien serangan jantung. Perawat harus meilih klien manakah tenaga dan pikirannya di

fokuskan

 

Termasuk masalah etik yang bagaimanakah hal ini?

 

  1. Paternalism.
  2. Deception
  3. Confidentiality
  4. Allocation of Scarce Nursing resources
  5. informed consent

 

  1. Seorang ibu yang memerlukan biaya untuk pengobatan progresif bagi bayinya yang

lahir tanpa otak dan secara medis dinyatakan tidak akan pernah menikmati kehidupan

bahagia yang paling sederhana sekalipun. Di sini terlihat adanya kebutuhan untuk tetap

menghargai otonomi si ibu akan pilihan pengobatan bayinya, tetapi dilain pihak

masyarakat berpendapat akan lebih adil bila pengobatan diberikan kepada bayi yang

masih memungkinkan mempunyai harapan hidup yang besar

 

Merupakan kasus apakah hal tersebut?

 

  1. Masalah etik
  2. Dilema etik.
  3. Nilai-nilai moral.
  4. Prinsip Moral
  5. Prinsip bioetik

 

  1. Seorang perawat yang mendapati teman kerjanya menggunakan narkotika. ia akan

mengatakan hal ini secara terbuka atau diam, karena diancam akan dibuka rahasia yang

dimilikinya bila melaporkan hal tersebut pada orang lain.

 

Berada dalam msalah etik manakah perawat dalam kasus ini?

 

  1. Kebebasan Melawan Penanganan dan Pencegahan Bahaya
  2. Berkata secara jujur melawan berkata bohong
  3. Kuantitas Melawan Kuantitas Hidup
  4. Keinginan terhadap pengetahuan yang bertentangan dengan falsafah agama,

politik, ekonomi dan ideologi

  1. Terapi ilmiah konvensional melawan terapi tidak ilmiah dan coba-coba

 

  1. Seorang perempuan berusia 30 tahun meminta perawat untuk melepas semua selang

yang dipasang pada anaknya yang berusia 14 tahun, yang telah koma selama 8 hari.

Perawat menghadapi permasalahan tentang posisi apakah yang dimilikinya dalam

menentukan keputusan secara moral.

 

Berada dalam msalah etik manakah perawat dalam kasus ini?

 

  1. Kebebasan Melawan Penanganan dan Pencegahan Bahaya
  2. Berkata secara jujur melawan berkata bohong
  3. Kuantitas Melawan Kuantitas Hidup
  4. Keinginan terhadap pengetahuan yang bertentangan dengan falsafah agama, politik, ekonomi dan ideologi
  5. Terapi ilmiah konvensional melawan terapi tidak ilmiah dan coba-coba

 

  1. Seorang perempuan melahirkan anak pertama perempuan di RSIA, satu jam yang lalu,

BB 3000 gram, PB 50 cm. Plasenta lahir spontan lengkap. Hasil pengkajian KU ibu

baik, TD: 110/70 mmHg, nadi : 76 x / mnt, kontraksi teraba keras, TFU 2 jari di bawah

pusat. Klien mengeluh perut mules, perdarahan pervaginam berwarna merah dan nyeri

pada luka jahitan.Ia merasa cemas dengan keadaannya

 

Apakah penyebab kecemasan pada pasien tersebut?

 

  1. Perdarahan pervaginam
  2. Perut mules
  3. TFU 2 jari dibawah pusat
  4. Nyeri pada luka jahitan
  5. Kontraksi teraba keras

 

  1. Nn. G 20 tahun dirawat di rumah sakit jiwa dengan keluhan utama klien suka

berteriak-teriak, marah-marah dengan sebab tidak jelas, lalu menangis, pernah

mencoba bunuh diri. Klien terlihat diam dengan pandangan mata kosong, jika disapa

menatap dengan sinis penuh dendam. Menurut keuarga terjadi kira-kira 1 bulan setelah

ditinggalkan oleh tunangannya.

 

Termasuk jenis depresi apakah yang tepat pada klien diatas?

 

  1. Depresi neurotik
  2. Exhaustion depression
  3. Depresi endogenik
  4. Depresi somatogenik
  5. Depresi simptomatik

 

  1. Seorang pasien akan pulang hari ini, dan sedang menunggu dokumentasi dan obat yang

akan dibawa pulang. Perawat menelepon kebagian farmasi, ternyata belum siap, perawt

mengatakan tolong didahulukan karena untuk pasien yang akan dipulang kan. Staff

farmasi mengatakan tidak bias seperti itu tetap harus menunggu giliran.

 

Dalam penyelesaian manajaemen konflik, tahap manakah terlebih dahulu yang akan dilakukan untuk menyelesaikan masalah diatas?

 

  1. Pengkajian
  2. Rumusan masalah
  3. Intervensi
  4. Pelaksanaan
  5. Evaluasi

 

  1. Nn. G 20 tahun dirawat di rumah sakit jiwa dengan keluhan utama klien suka

berteriak-teriak, marah-marah dengan sebab tidak jelas, lalu menangis, pernah

mencoba bunuh diri. Klien terlihat diam dengan pandangan mata kosong, jika disapa

menatap dengan sinis penuh dendam. Menurut keuarga terjadi kira-kira 1 bulan setelah

ditinggalkan oleh tunangannya.

 

Apakah jenis terapy yang tepat pada kasus diatas?

 

  1. Terapy obat penenang
  2. Terapy fisik
  3. Syok terapy
  4. Terapy psikologik
  5. Terapy musik

 

  1. Ny. K 35 tahun post partum mengalami perdarahan akibat atonia uteri, klien terlihat

keringat dingin, lemas, pusing, dan menggigil, TD : 90/60 mmHg, Nadi : 100 x/i, suhu

37,80C, RR : 26x/I, didapat Hb : 6gr%

 

Apakah prioritas masalah keperawatan dari kasus diatas?

 

  1. Hipotermi
  2. Resti terjadinya kejang
  3. Syok
  4. Anemia
  5. Intoleransi aktivitas

 

  1. Ny. K 35 tahun post partum mengalami perdarahan akibat atonia uteri, klien terlihat

keringat dingin, lemas, pusing, dan menggigil, TD : 90/60 mmHg, Nadi : 100 x/i, suhu

37,80C, RR : 26x/I, didapat Hb : 6gr%

 

Apakah pnanganan utama pada kasus diatas ?

 

  1. Penanganan syok
  2. Siapkan transfusi
  3. Berikan oksitoksin 10 unit
  4. Periksa adanya robekan jalan lahir
  5. Lakukan kateterisasi

 

  1. Seorang perempuan berusia 25 tahun G1P0A0, hamil 25 minggu, dirawat di R dengan

perdarahan . Keluhan perut terasa mulas. Hasil pemeriksaan Tanda vital dalam batas

normal

 

Apakah implementasi keperawatan yang paling utama pada kasus diatas?

 

  1. Anjurkan Diet TKTP
  2. Penkes persiapan menyusui
  3. Kolaborasi pemberian volume cairan
  4. Anjurkan bedres total
  5. Anjurkan miring ke kanan –kiri setiap 2 jam

 

  1. Seorang perempuan berusia 25 tahun G1P0A0, hamil 36 minggu, dirawat di R dengan

preeklamsi. Keluhan kaki bengkak. Hasil pemeriksaan: tekanan darah 130/80 mmHg,

nadi 90x/menit, kepala janin sudah masuk PAP, kaki edema dan terdapat varises,

berat badan bertambah 28 kg, urin protein positif.

 

Apakah implementasi keperawatan yang paling utama pada kasus diatas?

 

  1. Anjurkan Diet TKTP
  2. Penkes persiapan menyusui
  3. Kolaborasi pemberian volume cairan
  4. Anjurkan tidur miring ke sebelah kiri
  5. Kurangnya asupan nutrisi yang mengandung protein

 

  1. Seorang perempuan berusia 25 tahun G1P0A0, hamil 36 minggu, datang ke poliklinik

kebidanan untuk memeriksa kehamilan. Keluhan kaki bengkak. Hasil pemeriksaan:

tekanan darah 130/80 mmHg, nadi 90x/menit, kepala janin sudah masuk PAP, kaki

edema dan terdapat varises, berat badan bertambah 28 kg, urin protein positif.

 

Apakah masalah keperawatan yang paling utama pada kasus diatas?

 

  1. Bertambahnya ukuran janin
  2. Bertambahnya usia kehamilan
  3. Risiko terjadi eklamsi
  4. Tahanan vaskuler aliran balik vena di tungkai
  5. Kurangnya asupan nutrisi yang mengandung protein

 

  1. Seorang perempuan hamil berusia 24 tahun, datang ke UGD RS dengan keluhan sesak

napas sudah 5 menit dan batuk sambil memegangi leher. Pasien tersedak biji bakso 3

menit yang lalu. Warna bibir kebiruan, tekanan darah: 120/80 mmHg, Nadi : 80 kali

permenit, pernapasan 32 kali permenit, Suhu : 36,5o C.

 

Apakah yang harus segera dilakukan pada pasien tersebut?

 

  1. abdominal trust
  2. tindakan back blow
  3. Memasang oropharineal airway
  4. Melakukan hemlich manuver
  5. Melakukan jaw trust manuver

 

  1. Seorang Laki-laki umur 25 tahun dirawat di RS dengan keluhan perut terasa penuh

sudah 2 minggu, tidak nafsu makan, mual, muntah dan klien juga merasa lemas. Hasil

pengkajian: sclera dan kulit berwarna kuning, Suhu: 39°C .

 

Apa pemeriksaan laboratorium yang tepat dilakukan untuk menegakkan masalah pada

klien tersebut?

 

  1. Urine rutin
  2. kolesterol
  3. hemoglobin
  4. enzim hati
  5. kadar albumin

 

  1. Seorang perempuan usia 21 tahun dirawat di RS dengan keluhan nyeri ulu hati sudah 2

minggu, tidak nafsu makan, mual, muntah dan lesu. Hasil pengkajian: klien tampak

lemas, lidah kotor, tekanan darah: 110/70 mmHg, Suhu: 39°C dan pernapasan: 22 kali

permenit. Tes widal 1/200.

 

Apakah implementasi yang tepat untuk masalah pasien tersebut?

 

  1. Melakukan oral hygiene
  2. Melakukan kompres hangat
  3. Mengajarkan teknik relaksasi
  4. Memberikan cairan melalui intravena
  5. Memberikan diit lunak dan rendah serat

 

  1. Seorang perempuan usia 52 tahun dirawat di RS dengan keluhan keluar darah segar

saat BAB sudah 3 hari dan terasa nyeri sekali. Hasil pemeriksaan fisik: terdapat

prolaps didaerah perianal yang tidak dapat dimasukkan dengan jari. Tekanan darah

140/90 mmHg, nadi 88x/menit, RR 20 x/menit, suhu 37°C

 

Apakah penatalaksanaan yang paling tepat untuk pasien tersebut?

 

  1. Sitostomi
  2. Kolostomi
  3. Hemodialisa
  4. Hemoroidektomi
  5. Peritoneal dialisa

 

 

  1. Seorang perempuan berusia 55 tahun di ruang rawat penyakit dalam mengeluh lemas

sejak kemarin, BAB 10 kali per hari dengan konsitensi encer, terdapat lendir, pasien

cemas. Hasil pemeriksaan fisik diperoleh data tekanan darah 90/50 mmHg, nadi

55x/menit, suhu 38,30C, respirasi rate 16 kali per menit, balance cairan minus 600 cc

per jam kerja. Perawat melakukan tindakan kolaboratif memberikan rehidrasi cairan

dengan cairan infuse NaCl 20 tetes per menit, dan memberikan oralit.

 

Apakah kriteria hasil evaluasi dari tindakan kolaboratif yang sudah dilakukan perawat tersebut?

 

  1. Diare berkurang
  2. Cemas berkurang
  3. Pasien lebih berenergi
  4. Balance cairan seimbang
  5. Tekanan darah meningkat (mendekati normal 120/80 mmHg)

 

  1. Seorang perempuan hamil berusia 24 tahun, datang ke UGD RS dengan keluhan sesak

napas sudah 5 menit dan batuk sambil memegangi leher. Pasien tersedak biji bakso 3

menit yang lalu. Warna bibir kebiruan, tekanan darah: 120/80 mmHg, Nadi : 80 kali

permenit, pernapasan 32 kali permenit, Suhu : 36,5o C.

 

Apakah yang harus segera dilakukan pada pasien tersebut?

 

  1. abdominal trust
  2. tindakan back blow
  3. Memasang oropharineal airway
  4. Melakukan hemlich manuver
  5. Melakukan jaw trust manuver

 

  1. Seorang laki-laki berusia 40 tahun diantar ke IGD dengan keluhan sesak nafas sejak 2

hari. Hasil Pemeriksaan didapatkan data klien tampak sesak, sianosis, nafas cepat dan

dangkal, nafas cuping hidung, pada auskultasi paru terdengar bunyi ronchi, Tekanan

darah 100/70, Nadi 100kali permenit, Suhu 37,9oC, Pernafasan 30 kali permenit.

 

Manakah pemeriksaan laboratorium dan diagnostik yang diperlukan untuk melengkapi

data tersebut ?

 

  1. Analisa Gas Darah dan rontgen thorak
  2. Rontgen thorak dan Kadar Trombosit
  3. Kadar Hemoglobin dan rontgen thorak
  4. Rontgen thorak dan Kadar gula darah
  5. Analisa Urine Rutin dan rontgen thorak

 

  1. Seorang perempuanberusia 25 th P1A0 10 menit yang lalu melahirkan bayi normal,

dari hasil pengkajian didapatkan data ibu kelihatan letih, banyak keringat, darah keluar

± 100 cc, perineum tanpa luka episiotomi, TD 110/70 mmHg, Nadi 80 x/mnt, suhu 38

derajat celcius, RR 24 x/mnt, rahim teraba lembut, kondisi blader kosong.

 

Apakah Tindakan utama yang harus dilakukan pada kasus diatas?

 

  1. Massage daerah rahim
  2. Mengeluarkan plasenta.
  3. Bonding attactment
  4. Membuat jalan lahir lebih lebar
  5. Kateterisasi urin

 

  1. Seorang perempuanP1A0, post partum fisiologis 10 jam yang lalu, rencananya mau

pulang sore nanti. Keadaan umum tampak baik, TTV baik . TD = 100/ 80 mmHg,

N=80 X/ mnt, S=36,50C, R=20 x/ mnt. Klien masih mengeluh mulas pada perut bagian

bawah, lokhea rubra jumlah sekitar 100 cc.

 

Bagaimana kondisi Uterus yang diharapkan pada klien dalam kasus diatas, sehingga

klien dibolehkan untuk pulang?

 

  1. Uterus teraba lunak dan berisi cairan
  2. Uterus teraba keras, berada tepat di umbilikus
  3. Uterus berada diatas Prosesus Xiphoideus
  4. Uterus tidak teraba, dan kandung kemih distensi
  5. Uterus teraba lunak, berada dibawah Prosesus Xiphoideus

 

  1. Seorang ibu hamil Umur 32 Tahun, G1P0A0 dengan umur kehamilan 37 Minggu.

Mengeluh nyeri kepala berat, mual-mual disertai nyeri pada uluhati, serta pandangan

mata kabur. Keadaan ini telah berlangsung sekitar 4 jam sebelum dibawa ke rumah

sakit. Hasil pengukuran Tekanan darah 180/110 mmHg N=80 X/menit, R=20 X/menit,

S= 36,5 °C.

 

Apa diagnosa keperawatan yang prioritas pada klien dalam kasus diatas?

 

  1. Ansietas berhubungan dengan efek pre eklampsi terhadap ibu & bayi
  2. Kurang pengetahuan
  3. Koping individu tidak efektif berhubungan dengan keterbatasan aktifitas
  4. Gangguan perfusi jaringan berhubungan dengan vasospasme arterioral.
  5. Gangguan Body Image berhubungan dengan kehamilan

 

  1. Perempuan berusia 32tahun, post SC hari ke-2 dengan indikasi Makrosomia. Hasil

pemeriksaan fisik : KU baik, TD 110/70 mmHg, Nadi 80 X/menit, Respirasi 20

X/menit, Suhu 37°C, kondisi luka post operasi : jahitan luka belum kering. Klien mau

menghabiskan diet yang disajikan, namun mengeluh belum BAB, disertai rasa tidak

nyaman. Klien belum duduk, hanya miring kanan dan kiri.

 

Apakah kemungkinan penyebab klien belum bisa BAB pada kasus diatas?

 

  1. Frekuensi dan kualitas ambulasi yang tidak adekuat.
  2. Penurunan peristaltik usus karena anastesi.
  3. Kurang pemasukan nutrisi
  4. Komplikasi operasi Seksio Caesaria
  5. Ketidakcukupan diet tinggi serat

 

  1. Seorang penderita Ca. serviks, mengeluh sudah lama mengalami gangguan genetalia.

Dalam 2 bulan terakhir secret vagina disertai darah. Klien tidak mengeluh nyeri. Hasil

pengkajian perawat :KU baik, Suhu badan 36,5 C, Nadi 84X/ menit, Pernafasan 24

x/menit, TD 120/80 mmHg, Ditemukan data genetalia : discharge lendir banyak

disertai darah, dan bau menyengat.

 

Tindakan yang harus segera dilakukan pada saat itu terhadap klien pada kasus diatas? :

 

  1. Masase punggung
  2. Kolaborasi pemeriksaan laborat
  3. Pasang infuse RL
  4. Vulva Hygiene
  5. Persiapan program antikanker

 

  1. Seorang perempuan hamil umur 25 tahun datang ke poli kebidanan dan kandungan

untuk periksa hamil, Setelah dilakukan pengkajian didapatkan data kehamilan sekarang

adalah kehamilan yang ketiga anak pertama keguguran, anak kedua lahir secara

normal.

 

Bagaimanakah cara penulisan status obstetri pada kasus diatas?

 

  1. G3P2A1
  2. G3P1A1
  3. G3P2A0
  4. G3P1A0
  5. G3P2A2

 

  1. Seorang perempuan hamil umur 23 tahun datang ke poli kebidanan dan kandungan

untuk periksa hamil, Setelah dilakukan pengkajian didapatkan data usia kehamilan 36

minggu dengan keluhan utama sudah satu minggu ini susah buang air besar, setiap

buang buang air besar keras.

 

Manakah anjuran yang tidak tepat untuk mengatasi masalah pada ibu diatas?

 

  1. Meningkatkan asupan makanan tinggi serat
  2. Meningkatkan asupan cairan secara adekuat
  3. Pemakaian dulcolax
  4. Membiasakan BAB secara teratur setiap hari
  5. Lakukan olah raga ringan

 

  1. Seorang laki-laki berusia 39 tahun datang ke IGD dengan keluarganya setelah terjatuh

dari motor dan mengalami cedera di kepala. Pasien terlihat gelisah. Dari hasil

pengkajian didapatkan nilai GCS : 4 dengan E : 1, V : 1, M : 2; tekanan darah 100/75

mmHg, nadi 75 x/menit, suhu 37,3 0C dan pernapasan 25 x/menit..

 

Apakah masalah keperawatan utama pada pasien tersebut?

 

  1. Nyeri
  2. Resiko infeksi
  3. Intoleran aktivitas
  4. Kurang volume cairan
  5. Gangguan Perfusi jaringan serebral

 

  1. Seorang perempuan usia 45 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan sirosis

hepatis, keluhan yang dirasakan mual, muntah, nyeri daerah hepar,perut buncit.Hasil

pemeriksaan tekanan darah 120/80 mmHg, nadi 80 x/menit, suhu 370C,pernafasan 27

x/menit.

 

Dimanakah tempat pemeriksaan area abdomen sirosis hepati dilakukan?

 

  1. Hipokondriak kanan
  2. Hipokondriak kiri
  3. Hipogastrium
  4. Epigastrium
  5. Umbilical

 

  1. Seorang laki-laki berusia 60 tahun dirawat di ruang penyakit bedah sejak tujuh hari

yang lalu, hasil pengkajian didapatkan data ekstremitas atas dan bawah tidak dapat

digerakkan secara aktif, kulit disekitar area penonjolan tulang tampak kemerahan, klien

tampak lemas.Hasil pengkajian Tekanan Darah 180/100 mmHg, Nadi 88 x/menit, Suhu

37,7°C, pernafasan 20x/menit.

 

Apa yang dilakukan perawat untuk meningkatkan kenyamanan pada klien ?

 

  1. Memberikan kompres air hangat
  2. Memonitor kulit klien
  3. Mobilisasi tiap 2 jam
  4. Melakukan masage
  5. Melatih ROM

 

  1. Seorang ibu 19 tahun, GI P0 A0, mengatakan hamil 3 bulan datang ke RS dengan

keluhan sudah 1 minggu ini mual dan muntah 5-6 kali sehari, warna muntahan putih

kadang kekuningan, badan lemas, tekanan darah 100/70 mmHg, dan nadi 80 kali

/menit. Dokter meminta perawat melakukan pemasangan infus.

 

Apakah kemungkinan jenis cairan yang diprogramkan ?

 

  1. Dextrose 5% selang seling dengan NaCl 0,9 %
  2. Dextrose 5 % selang seling dengan martos
  3. Dextrose 5 % selang seling dengan RL
  4. Dextrose 5 % selang seling dengan aminofel
  5. RL dan NaCl 0,9%

 

  1. Seorang bayi baru dilahirkan di ruang bersalin RSU beberapa menit yang lalu dengan

kondisi tidak menangis, tubuh berwarna merah muda ekstrimitas biru, nadi kurang dari

100 kali permenit, aktifitas lemah dan tampak lemas.

 

Apakah prioritas tindakan untuk menangani kasus diatas?

 

  1. Melakukan bonding attachment
  2. Melakukan resusitasi
  3. Melakukan pemotongan tali pusat
  4. Melakukan inisiasi menyusu dini
  5. Memberi rangsangan air dingin dan hangat

 

  1. Seorang ibu 30 tahun, mengatakan sudah 7 bulan sejak kelahiran anak keduanya belum

pernah menstruasi, ia masih meneteki anaknya. Ibu mengatakan perutnya bertambah

besar dan agak merasa mual bila pagi hari. Ibu bertanya: “apakah ia hamil? Dan kalau

hamil berapa bulan?.

 

Apakah tindakan yang dilakukan perawat untuk menentukan usia kehamilan pada

 

kasus tersebut ?

 

  1. melakukan pemeriksaan palpasi Leopold I
  2. melakukan pemeriksaan palpasi Leopold II
  3. melakukan pemeriksaan palpasi Leopold III
  4. melakukan pemeriksaan palpasi Leopold IV
  5. Pemeriksaan Denyut Jantung Janin

 

  1. Seorang ibu primipara umur 25 th, postpartum 30 jam, mengeluh buang air kecil

sedikit-sedikit. Perawat melakukan pemeriksaan fisik, didapatkan data : Tinggi Fundus

Uteri 1 jari diatas umbilicus, posisi uterus disamping kiri, area symphisis menonjol dan

ibu kesakitan saat dipalpasi, lochea rubra banyak.

 

Apa kesimpulan perawat dari data tersebut ?

 

  1. Diuresis postpartum
  2. Distensi Bladder
  3. Diaphoresis postpartum
  4. Atonia uteri
  5. Distensi abdomen

 

  1. Seorang ibu 30 tahun, status obstetri G3P3A0 dan postpartum 30 jam. TD: 100/60

mmHg, Nadi 80 kali/menit, Tinggi Fundus Uteri setinggi umbilicus; kontraksi lembek,

lochea rubra disertai bekuan darah.

 

Apakah tindakan yang harus dilakukan perawat pertama kali ?

 

  1. Lapor ke dokter
  2. Massage uterus
  3. Injeksi oksitosin 10 IU IM
  4. Infus RL 30 tts/menit
  5. Injeksi metergin 1 ampul

 

  1. Seorang anak umur 2 tahun dibawa orang tuanya ke poli anak dengan keluhan BAB 4

kali dalam 1 hari, muntah 3 kali dalam satu hari, tidak ada napsu makan dan tidak bisa

tidur. Hasil dari pengkajian didapatkan suhu 38 0 c, turgor jelek, mukosa kering

 

Apakah masalah keperawatan utama pada kasus tersebut?

 

  1. Gangguan cairan dan elektrolit
  2. Gangguan Nutrisi
  3. Gangguan rasan nyaman
  4. Gangguan istirahat
  5. Gangguan hospitalisasi

 

  1. Seorang ibu membawa anaknya yang berusia 2 tahun periksa di UGD karena Diare

sudah 2 hari. Hari ini b.a.b cair sudah 5 kali. Hasil pemeriksaan didapatkan : Anaknya

tampak lemah, mata cekung, mukosa bibir kering, turgor kembali lambat, dan agak

rewel. Pada saat ditimbang BB ; 12 Kg.

 

Berapakah kebutuhan cairan Anak tersebut ?

 

  1. 1100 cc
  2. 1210 cc
  3. 1232 cc
  4. 1344 cc
  5. 1050 cc

 

  1. Seorang ibu sedang cemas melihat bayinya (8 bln) sesak dan nafas bunyi “grok-grok”.

Setelah dilakukan pemeriksaan fisik didapatkan : Nadi 92 kali/mnt, Suhu 38.5 0C,

Pernapasan 52 kali/mnt, tampak tarikan dinding dada kedalam dan pernapasan cuping

hidung.

 

Apakah tindakan keperawatan yang utama pada bayi tersebut ?.

 

  1. Lakukan physiotherapi dada
  2. Beri oksigen 2 ltr/mnt
  3. Posisikan bayi trendelenburg
  4. Posisikan bayi semi fowler
  5. Gunakan baju yang tipis dan longgar

 

  1. Seorang wanita berusia 34 tahun mendapatkan terapi obat antipsikotik. Sesaat setelah

mengkonsumsi obat tersebut, tiba-tiba ia mengalami kekakuan dan tidak bisa menelan

ludah.

 

Apakah tindakan yang harus dilakukan perawat untuk mengatasi gejala tersebut?

 

  1. Menyuruh klien untuk banyak beristirahat
  2. Mencatat dalam catatan perkembangan klien
  3. Mengajurkan klien untuk banyak minum air putih
  4. Mengkolaborasikan pemberian obat Trihexyl Penidil (THP)
  5. Menganjurkan berkumur agar tidak meneteskan air liur terus menerus

 

  1. Seorang perempuan usia 32 tahun datang ke Poli Puskesmas dengan keluhan sudah 2

malam ini sulit tidur, bangun lebih awal dan tidak bisa tidur kembali. Bangun tidur

badannya terasa pegal-pegal dan tidak nyaman. Kondisi ini dialami sejak klien akan

operasi katarak.

 

Apa masalah utama yang dihadapi oleh klien tersebut?

 

  1. Cemas
  2. Keletihan
  3. Gangguan pola tidur
  4. Ketidakefektifan koping
  5. Gangguan persepsi sensori : penglihatan

 

  1. Seorang perempuan berusia 45 tahun diantar keluarga ke poliklinik dengan keluhan

gatal di sekitar ostoma. Hasil pegkajian didapatkan data : merah di sekitar ostoma,

riwayat post operasi kolostomi dua bulan yang lalu.

 

Apakah yang dilakukan perawat selanjutnya?

 

  1. Mengoleskan salep tipis-tipis pada daerah iritasi
  2. Memberikan kompres NaCl 0,9% di sekitar ostoma
  3. Segera mengganti kolostomi-bag dengan yang baru
  4. Menekan daerah iritasi dengan lembut
  5. Melarang pasien menyentuh daerah iritasi

 

  1. Seorang laki-laki berusia 58 tahun diantar keluarga ke rumah sakit dengan keluhan

utama terasa nyeri saat buang air kecil dan aliran tidak lancar. Terdapat distensi pada

simpisis pubis saat dipalpasi.

 

Apakah tindakan yang paling tepat dilakukan dengan segera?

 

  1. Pemberian obat diuretik
  2. Pemasangan douwer cateter
  3. Menganjurkan banyak minum
  4. Mengajarkan tehnik napas dalam
  5. Pemberian obat analgetik

 

  1. Seorang laki-laki berusia 34 tahun, diantar keluarga ke rumah sakit dengan keluhan :

tidak buang air besar sejak 5 hari yang lalu, perut terasa sesek dan sakit, teraba keras

saat dipalpasi. Berat badan 58 Kg, tinggi badan 168 cm. Kebiasaan minum pasien

hanya ± 600 cc perhari dan jarang makan sayuran dan buah.

 

Apakah tindakan yang paling tepat untuk dilakukan selanjutnya?

 

  1. Melakukan huknah pada pasien
  2. Menganjurkan banyak minum
  3. Memberikan diit tinggi serat
  4. Mengkaji lebih lanjut penyebab konstipasi
  5. Memberikan obat pencahar oral

 

  1. Seorang laki – laki berumur 55 tahun sejak tahun 2010 sudah terkena penyakit TBC

dan mendapat pengobatan OAT yang diberikan oleh dokter puskesmas . Menurut

informasi keluarganya yang menjadi PMO orang tersebut tidak minum obatnya,

bahkan masih suka mengkonsumsi makanan yang asin dan berlemak.

 

Apa yang seharusnya anda jelaskan mengenai tugas utama seorang PMO?

 

  1. Memberi penyuluhan pada keluarga klien tentang TBC
  2. Mengingatkan penderita untuk pemeriksaan kesehatan setelah obatnya habis
  3. Mengawasi penderita dalam berobat ke palayanan kesehatan (Puskesmas)
  4. Memberi dorongan kepada keluarga untuk mendapatkan biaya pengobatan HT
  5. Mengingatkan klien agar menelan obat secara teratur sesuai dosis

 

  1. Seorang perempuan 26 tahun (G2A1P0). Umur kehamilan 28 minggu didiagnosa HIV

positif. Ibu bertanya apakah nanti bayi saya baik-baik saja? Apakah saya bisa

melahirkan secara normal?. Makanan apa saja yang boleh saya konsumsi?. Ibu

mengatakan punya riwayat mengkonsumsi narkoba dengan suntik dan belum pernah

mondok di rumah sakit.

 

Apakah tindakan pertolongan persalinan apa yang paling aman jika usia kehamilannya

sudah matur??

 

  1. Normal
  2. Vacum ekstraksi
  3. Forcep ekstraksi
  4. Secsio secaria
  5. Induksi persalinan

 

  1. Seorang perempuan 24 Tahun (G4 A1 P2) hamil 26 minggu dirawat di rumah sakit ,

klien mengeluh nyeri pada saat berjalan terutama saat naik dan turun tangga,saat ini

mengalami flek kehitaman, kehamilan saya sebelumnya juga seperti ini. TTV dalam

batas normal. Hasil USG plasenta menutupi jalan lahir.

 

Apakah tindakan yang tepat untuk mencegah perdarahan lanjutan?

 

  1. Menganjurkan badrest total
  2. Menganjurkan menghindari latihan kegel
  3. Menganjurkan untuk meminimalkan aktivitas
  4. Menganjurkan menghindari hubungan sexual
  5. Menganjurkan menghindari menahan kencing

 

  1. Seorang ibu umur 28 Tahun (G3A1P1), Umur kehamilan 12 minggu, periksa ke BKIA

dengan keluhan mual muntah terus menerus, setiap makan dan minum langsung

muntah, nyeri epigastrium, TD 100/70 mmHg, Nadi 92x/mnt.

 

Apakah yang saat ini sedang dialami oleh Ibu diatas?

 

  1. Pre eklamsia
  2. Plasenta previa
  3. Abrusio plasenta
  4. Solusio plasenta
  5. Hiperemesis gravidarum

 

  1. Seorang perempuan berusia 40 Tahun (G6 P5 A0) hamil 32 minggu ke poliklinik

untuk memeriksakan kehamilannya. Klien mengatakan tidak pernah ada keluhan

selama kehamilan, sudah tidak ingin punya anak lagi setelah melahirkan nanti.

 

Apakah metode keluarga berencana yang tepat untuk perempuan diatas?

 

  1. Pil
  2. Suntik
  3. Implant
  4. Kalender
  5. Tubektomi

 

  1. Seorang perempuan usia 50 tahun dirawat di ruang plamboyan dengan keluhan nyeri

luka di kaki, badan terasa lemah, hasil pemeriksaan fisik ditemukan ada luka gangren

dikaki sebelah kanan sejak 2 bulan yang lalu, luka tampak hitam dan ada pus, bau, gula

darah 300 mg/dl, leukosit 12.000 ada riwayat orang tua pasien menderita DM

 

 

Apa rencana tindakan mandiri yang paling tepat dari kasus diatas?

 

  1. Atur posisi tidur semi fowler
  2. Latih relaksasi nafas dalam
  3. Lakukan perawatan luka (ganti balutan)
  4. Berikan terapi insulin sesuai advis
  5. Kolaborasi pemberian antibiotik

 

  1. Seorang perempuan usia 30 tahun datang ke polikinik penyakit dalam dengan keluhan

ada benjolan di leher, hasil pengkajian ditemukan edeme dibagian wajah dan

pergelangan kaki, nafsu makan menurun, mudah cape, aktifitas terbatas.

 

Apa diagnose keperawatan utama yang dapat ditegakkan dari kasus diatas?

 

  1. Intoleransi aktifitas berhubungan dengan kelelahan
  2. Perubahan pola berfikir b/d gangguan metabolisme
  3. Kuranngnya pengetahuan tentang program pengobatan
  4. Gangguan pertukaran gas b/d obstruksi jalan nafas
  5. Gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit b/d adanya edema

 

  1. Seorang perempuan usia 45 tahun datang ke IGD dengan keluhan nyeri dada,

palpitasi. Hasil pemeriksaan fisik ditemukan irama gallop, murmur, tekanan darah

160/100 mmHg, nadi 100/menit, ada gangguan koordinasi/tremor, mata exoptalmusan

dan kelenjar tiroid membesar. Rencana medis sito tindakan operasi

 

Persiapan apakah yang menjadi prioritas pada kasus diatas ?

 

  1. Pemeriksaan laboratorium
  2. Pasien dipuasakan
  3. Pemeriksaan EKG
  4. Inform consent
  5. Huknah

 

  1. Pasien pria usia 60 th,datang ke IGD mengeluh kondisi fisik lemah dengan sedikit

pembatasan aktivitas fisik. nyaman pada waktu istirahat, palpitasi, dyspnea , dari

keluhan tersebut perawat dapat menyimpulkan pasien mengalami gagal jantung (CHF),

 

Data apayang paling penting untuk melengkapi pengkajian pasien tersebut?

 

  1. Riwayat penyakit Hipertensi
  2. Lama Keluhan dirasakan
  3. Berat badan ditimbang
  4. Laboratorium AGD
  5. Laboratorium ABG

 

  1. Seorang laki-laki, salah satu klien di RS jiwa, dari kemarin mengalami demam dengan

suhu badan mencapai 38,9 O C. Ia menolak jika diberikan minum karena semua air

yang ia minum terasa seperti air selokan.

 

Bagaimanakah tindakan yang tepat untuk mengatasi masalah klien tersebut?

 

  1. Melatih klien meyakinkan diri bahwa rasa itu hanya halusinasi klien
  2. Memaksa klien untuk tetap minum demi kesehatannya
  3. Memberikan klien minuman dengan dicampur sirup
  4. Memasang infus, sekalipun belum didelegasikan
  5. Menyuapi klien sedikit demi sedikit

 

  1. Seorang perempuan, merupakan salah satu klien di RS jiwa yang sudah mendapatkan

ijin untuk kembali ke rumah. Untuk itu, ia mendapat beberapa obat yang tetap harus

dikonsumsi di rumah nantinya. Salah satunya adalah obat CPZ (Chlorpromazine). Obat

ini merupakan obat yang dapat membantu proses istirahat klien. Namun, obat tersebut

juga menimbulkan efek samping.

 

Apakah tindakan yang harus dilakukan mengatasi efek samping obat?

 

  1. Melakukan pemeriksaan tekanan darah secra teratur tiap shift
  2. Minum air putih yang banyak untuk mengatasi mulut kering
  3. Menyarankan klien untuk banyak makanan berserat
  4. Menyuntikkan diazepam
  5. Tidur

 

  1. Seorang wanita berusia 26 tahun yang tengah mendapat perawatan di RS jiwa karena

sering mengalami halusinasi dengar, mendapat terapi electro convulsive therapy (ECT)

sebanyak 3 sesi. Hari ini, ia menjalani ECT untuk pertama kali dengan didampingi

oleh perawat.

 

Apakah hal yang harus di evaluasi oleh Perawat di akhir pelaksanaan terapi tersebut?

 

  1. Pola nafas klien
  2. Fase halusinasi klien
  3. Persiapan premedikasi klien
  4. Tingkat kecemasan klien terhadap tindakan ECT
  5. Keseimbangan klien terutama ketika berdiri dan berjalan

 

  1. Seorang laki-laki usia 25 tahun dirawat dengan halusinasi pendengaan. Ketika diajak

diskusi tentang halusinasinya klien menanyakan apakah perawat percaya apa yang

didengar klien (halusinasinya). Perawat menjawab bahwa ia percaya klien mengalami

hal tersebut, namun ia tidak mendengarnya.

 

Tindakan apakah yang dilakukan perawat tersebut?

 

  1. Menghardik
  2. Memvalidasi
  3. Menyudutkan
  4. Mengalihkan perhatian
  5. Menyampaikan tujuan

 

  1. Seorang perempuan berumur 16 tahun dibawa ke RS jiwa karena sering berteriak-

teriak sendiri kemudian menangis dikamarnya. Hal ini terjadi sejak 6 bulan yang lalu

klien menjadi korban pemerkosaan. Keluarga mengatakan klien selalu merasa bahwa

ada yang memperkosanya. Dari hasil observasi perawat didapatkan data bahwa klien

sering berlaku seolah-olah melepaskan diri dari seseorang yang menyentuhnya.

 

Apakah masalah keperawatan utama pada klien tersebut?

 

  1. Halusinasi Bau
  2. Halusinasi Lihat
  3. Halusinasi Raba
  4. Halusinasi Dengar
  5. Halusinasi Kinestetik

 

  1. Seorang bayi laki-laki baru saja lahir di RSU. Kondisi bayi 5 menit setelah lahir setelah

dilakukan penghisapan lendir adalah badan merah kaki biru, detak jantung 88 x/mnt,

menangis lemah, ekstrimitas sedikit fleksi, tonus otot kurang baik dan usaha bernafas

lambat/lemah.

 

Berapa nilai APGAR Score pada bayi tersebut ?

 

  1. 4
  2. 5
  3. 6
  4. 7
  5. 8

 

  1. Seorang anak laki-laki berusia 24 bulan dirawat di rumah sakit dengan keluhan sering

rewel. Pada pemeriksaan fisik diketahui badan kurus dan perut buncit. Pemeriksaan

antopometri menunjukkan berat badan 7 kg dan panjang badan 75 cm.

 

Berapa kilogram penambahan berat anak tersebut agar mencapai berat ideal ?

 

  1. 2,8 kg
  2. 3 kg
  3. 3,5 kg
  4. 5 kg
  5. 6,5 kg

 

  1. Seorang anak laki-laki umur 3 th dibawa ke UGD RS dengan keluhan demam. Hasil

pengkajian ditemukan anak panas sudah 4 hari yang lalu, badan panas suhu 39,50 c,

bibir kering, ada perdarahan hidung, mual muntah, anak tidak mau makan dan minum.

 

Pengkajian kulit apa yang perlu di kaji pada kasus diatas ?

 

  1. Ruam
  2. Lesi
  3. Petekhie
  4. Bula
  5. Vesikula

 

 
Leave a comment

Posted by on December 30, 2014 in Info

 

CONTOH KASUS ASKEP

An.D datang ke RS bersama keluarganya dengan keluhan demam sejak 3 hari yang lalu. Hasil anamnesa perawat diperoleh data S=38°C, RR=25x/mnt, N=67x/mnt, TD=90/60mmHg. Hasil pemeriksaan penunjang Trombositopenia < 100.000. Pasien sering muntah dan tampak lesu. Pasien mengatakan haus, kulit kering. Pasien tidak nafsu makan dan terjadi penurunan berat badan ± 3Kg. Pasien tampak cemas dan menahan nyeri di seluruh tubuh, dengan skala 4. Pasien tampak gelisah dan sering berubah posisi tidur. Lakukan kompres untuk menurunkan suhu tubuh pasien !

 
Leave a comment

Posted by on December 30, 2014 in My Story

 

CONTOH KASUS ASUHAN KEPERAWATAN

Ny. A 42 tahun seorang ibu rumah tangga, di rawat di RS Aisyiyah sejak tanggal 2 Mei 2014 karena mengeluh luka di kakinya, merasa nyeri dan dari diagnosa medis menyebutkan Diabetes melitus. Saat pengkajian Ny A mengatakan nyeri pada telapak kaki sebelah kanan. Telapak kaki terkena paku 8 hari yang lalu. Terdapat nanah dan bengkak. Nyeri dirasakan dengan skala 7. Hasil pemeriksaan fisik TD 130/90mmHg, RR 25 x/mnt, N=98 x/mnt, S=38°C. Riwayat kesehatan pasien jarang melakukan pemeriksaan rutin kadar gula darah. Pasien mengeluh lemah, merasa sulit tidur, Pasien batuk pilek, nyeri dada, tadi malam muntah. Riwayat hipertensi (+), DM (+), terjadi penurunan berat badan 10 kg, pernah menjalani operasi caesar sebanyak 2 kali.

  1. Sebutkan DO dan DS ?
  2. Buat Diagnosa Keperawatan dari kasus tersebut minimal 3 ?
  3. Buat Intervensi dari Diagnosa tersebut ?
 
Leave a comment

Posted by on December 30, 2014 in Info

 

CONTOH SAP BIOSTATISTIK

SATUAN ACARA PEMBELAJARAN

 

Mata Pelajaran            :     Biostatistik

Pokok Bahasan           :     Pengantar Biostatistik

Sasaran                        :     Mahasiswa D3 RMIK Semester 3

Waktu                         :     2 x 50 menit

Hari/Tanggal               :     Jumat, 12 September 2014

Penyaji                        :     Yudha Anggit J, S.Kep.,M.Kes.

 

  1. TUJUAN PEMBELAJARAN
    1. Tujuan Instruksional Umum (TIU)

Setelah mempelajari pengantar statistik mahasiswa mampu menjelaskan tentang dasar-dasar dalam penelitian.

  1. Tujuan Instruksional Khusus (TIK)

Setelah proses pembelajaran, mahasiswa diharapkan mampu :

  1. Menjelaskan konsep dasar karya tulis ilmiah
  2. Menjelaskan biostatistik
  3. Menjelaskan fungsi biostatistik
  4. Menjelaskan tujuan biostatistik
  5. Menjelaskan pengelompokan jenis biostatistik
  6. POKOK BAHASAN/MATERI
  7. Konsep dasar karya tulis ilmiah
  8. Biostatistik
  9. Fungsi biostatistik
  10. Tujuan biostatistik
  11. Pengelompokan jenis biostatistik
  • METODE PEMBELAJARAN
  1. Ceramah
  2. Tanya jawab
  3. Diskusi

 

 

  1. KEGIATAN PEMBELAJARAN
No Tahap Kegiatan Pembelajaran Metode Media Sumber Belajar Alokasi Waktu (menit)
1 Pendahuluan

–  Apersepsi

 

 

–  Kompetensi

 

–  Materi

 

Memberikan gambaran awal mengenai materi yang akan diberikan

 

Menjelaskan kompetensi yang dapat dicapai setelah mempelajari materi ini

 

Menjelaskan pokok materi secara singkat

 

Tanya jawab

 

Ceramah

 

Power point slide 1.  Riwidikdo, H. (2008). Statistik Kesehatan. Yogyakarta: Mitra Cendikia Press.

 

2.  Saryono. (2008). Metodologi Penelitian Kesehatan Penuntun Praktis Bagi Pemula. Yogyakarta : Mitra Cendikia Press.

 

3.  Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif dan Kualitatif, dan R&D. Bandung : CV.Alfabeta.

 

10
2 Inti Menjelaskan tentang :

–          Konsep Konsep dasar karya tulis ilmiah

–          Biostatistik

–          Fungsi biostatistik

–          Tujuan biostatistik

–          Pengelompokan jenis biostatistik

Ceramah

 

Diskusi

 

Power point slide 80
3 Penutup :

 

–  Ringkasan

 

–  Evaluasi

 

 

Menyimpulkan ringkasan materi yang diberikan

 

Mengajukan beberapa pertanyaan pada mahasiswa mengenai materi

 

Diskusi

 

Tanya jawab

Power point 10


  1. EVALUASI
  2. Pertanyaan lisan :
  3. Jelaskan langkah-langkah pembuatan karya tulis ilmiah ?
  4. Sebutkan tujuan statistik ?
  5. Sebutkan pengelompokan jenis statistik ?
 
Leave a comment

Posted by on December 30, 2014 in My Story

 

NASKAH SUMPAH JABATAN

NASKAH SUMPAH JABATAN

KETUA STIKES

 

( dibacakan oleh Ketua STIKes yang lama/Ketua Yayasan dan di ikuti oleh pejabat yang di lantik )

 

“DEMI ALLAH SAYA BERSUMPAH”

 

BAHWA SAYA, BERSEDIA DIANGKAT SEBAGAI KETUA STIKES BUANA HUSADA PONOROGO ATAS KESADARAN PRIBADI DAN TANPA PAKSAAN DARI PIHAK MANAPUN.

 

BAHWA SAYA, AKAN MENGEMBAN AMANAH JABATAN INI DENGAN SEBAIK-BAIKNYA.

 

BAHWA SAYA, AKAN SENANTIASA MENDARMABAKTIKAN KEMAMPUAN SAYA UNTUK MEMAJUKAN PERGURUAN TINGGI STIKES BUANA HUSADA PONOROGO DI INDONESIA, KHUSUSNYA DI WILAYAH JAWA TIMUR.

 

BAHWA SAYA, AKAN MENJALANKAN JABATAN INI DENGAN SEBAIK-BAIKNYA

 

BAHWA SAYA, SENANTIASA, AKAN MENJUNJUNG TINGGI NAMA BAIK STIKES BUANA HUSADA PONOROGO DI MANAPUN SAYA BERADA.

 

DEMIKIAN SAYA BERSUMPAH

 

“SEMOGA ALLAH S.W.T. SENANTIASA MEMBERIKAN BIMBINGANNYA KEPADA SAYA”

 
Leave a comment

Posted by on December 30, 2014 in Info

 

Contoh pertanyaan Wawancara Kerja

 

  1. Apa arti bekerja bagi anda ?
  2. Selama perjalanan karir anda, posisi mana yang paling anda sukai ?
  3. Mengapa anda ingin mengubah karir ? (bila yang bersangkutan berpindah profesi/karir)
  4. Bagaimana anda menyikapi kritik yang diberikan kepada anda ?
  5. Seandainya anda mendapatkan posisi pekerjaan yang tidak anda harapkan, apa yang akan anda lakukan ?
  6. Masalah terbesar apa yang pernah anda hadapi ? Bagaimana anda mengatasinya ?
  7. Ceritakan mengenai pengalaman kerja anda. (untuk yang sudah bekerja)
  8. Apa tanggung jawab anda pada posisi tersebut ? (untuk yang sudah bekerja)
  9. Seandainya anda membuat suatu kebijakan, kemudian bawahan anda banyak yang menentangnya, bagaimana anda mengatasinya ?
  10. Atasan seperti apa yang anda harapkan ?

 

 
Leave a comment

Posted by on December 30, 2014 in My Story

 

PROSEDUR PENGAJUAN CUTI

PROSEDUR PENGAJUAN CUTI AKADEMIK MAHASISWA

STIKES BUANA HUSADA PONOROGO

 

  1. Mengisi formulir permohonan cuti akademik (BAAK).
  2. Formulir diisi dengan benar.
  3. Melampirkan berkas sebagai berikut :

– Fotocopy KTM (Kartu Tanda Mahasiswa)

– Fotocopy KHS ( Kartu Hasil Studi) semester sebelumnya.

– Surat rekomendasi bebas biaya perkuliahan dan biaya cuti dari BAU.

– Surat rekomendasi bebas pinjaman buku dari perpusatakaan.

  1. Mahasiswa yang memenuhi syarat cuti akademik diberikan Surat Keterangan Cuti Akademik.
  2. Setelah masa Cuti Akademik berakhir mahasiswa yang besangkutan segera melapor ke BAAK untuk pengisian KRS semester yang akan diikuti sebelum masa pengisian KRS berakhir.
  3. Apabila Mahasiswa yang masa cuti akademiknya berakhir, dan akan melanjutkan cuti akademiknya kembali, agar segera melaporkan ke BAAK.
  4. Mahasiswa yang tidak mengajukan Cuti Akademik dan perpanjangan Cuti Akademik dinyatakan mengundurkan diri sebagai mahasiswa.
 
Leave a comment

Posted by on December 30, 2014 in My Story

 
 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.