RSS

10 kebiasaan yang merusak otak

05 Apr
10 kebiasaan yang merusak otak

Selamat membaca….

Kali ini saya akan membahas 10 kebiasaan yang dapat merusak otak anda.. 10 kebiasaan ini sering kita abaikan, bahkan kita anggap tidak penting. Nah mulai sekarang, setelah membaca tulisan ini semoga kalian bisa sadar betapa pentingnya kesehatan kita.. Ok, langsung saja ke TKP…>>>>>

1. Tidak Sarapan Pagi
Ingat,, ternyata mereka yang tidak mengkonsumsi sarapan pagi memiliki kadar gula darah yang rendah, yang akibatnya suplai nutrisi ke otak menjadi kurang. Selain itu sarapan pagi sangatlah penting terutama bagi para pelajar yang sejak pagi hari sudah memulai aktivitasnya. Sarapan pagi akan membantu anda dalam berkonsentrasi, berpikir bahkan becanda dengan teman anda. tapi beda halnya kalau anda tidak sarapan, hm..yang ada anda ga bisa fokus baik dengan pelajaran ataupun saat ngobrol dengan teman anda..
2. Makan Terlalu Banyak
Nah klo yang ini biasanya dilakukan oleh anak kost dengan tujuan biar frekuensi makan mereka tidak bnyak. Ternyata terlalu banyak makan, apalagi yang kadar lemaknya tinggi, dapat berakibat mengerasnya pembuluh darah otak karena penimbunan lemak pada dinding dalam pembuluh darah. Akibatnya kemampuan kerja otak akan menurun. Nah lho, mulai sekarang harus berubah ya…

3. Merokok
Wah klo dah bahas yang satu ini, banyak pro dan kontranya pasti. Perlu kita tahu bahwa Zat dalam rokok yang terhisap akan mengakibatkan penyusutan otak secara cepat, serta dapat mengakibatkan penyakit Alzheimer atau pikun. Itu belum termasuk penyakit2 yang ngeri lainnya.. Tapi sampai saat ini cukup susah untuk menghentikan orang2 dengan kebiasaan merokok ini..

4. Mengkonsumsi gula terlalu banyak
Konsumsi gula yang terlalu banyak akan menyebabkan terganggunya penyerapan protein dan nutrisi, sehingga terjadi ketidakseimbangan gizi yang akan mengganggu perkembangan otak kita.

5. Polusi Udara
Otak adalah konsumen oksigen terbesar dalam tubuh manusia. Menghirup udara yang berpolusi menurunkan suplai oksigen ke otak sehingga dapat menurunkan efisiensi otak. Jadi bagi anda yang sering berada di lingkungan yang dekat dengan polusi (orang2 yang rutinitasnya di jalanan), waspadalah..minimal pakailah penutup hidung/slayer yang banyak di jual di toko2 helm terdekat.

6. Kurang Tidur
Otak memerlukan tidur sebagai saat beristirahat dan memulihkan kemampuannya. Kekurangan tidur dalam jangka waktu lama akan mempercepat kerusakan sel-sel otak. Kalau yang ini biasanya terjadi pada orang2 yang dikejar target baik itu kerjaan ataupun tugas akhir. Mereka rela untuk tidak tidur semalaman, padahal dari segi efisiensi justru pada malam hari sebaiknya kita gunakan untuk tidur. Jangan memaksakan mata anda untuk terjaga. Ingat siklus irama sirkadian jantung, dimana pada malam hari jantung akan memperlambat detaknya, saat itulah dimana jantung beristirahat. Jadi kalau kita sering bergadang maka jantung tidak ada waktu untuk istirahat n dampaknya jantung akan lebih cepat aus/rusak…>>> dan klo sudah begini anda hanya bisa menyesalinya…

7. Menutup kepala saat tidur
Kebiasaan tidur dengan menutup kepala meningkatkan konsentrasi zat karbondioksida dan menurunkan konsentrasi oksigen yang dapat menimbulkan efek kerusakan pada otak.

8. Menggunakan pikiran saat sakit
Bekerja terlalu keras atau memaksakan untuk menggunakan pikiran kita saat sedang sakit dapat menyebabkan berkurangnya efektifitas otak serta dapat merusak otak.

9. Kurang menstimulasi pikiran
Berpikir adalah cara yang paling tepat untuk melatih otak kita. Kurangnya stimulasi pada otak dapat menyebabkan mengkerutnya otak kita. Jadi wahai manusia gunakanlah otak anda sebaik-baiknya, jangan biarkan otak anda menganggur. Minimal dalam satu hari ada pengalaman/pengetahuan yang anda upgrade..

10. Jarang berkomunikasi
Komunikasi diperlukan sebagai salah satu sarana memacu kemampuan kerja otak. Berkomunikasi secara intelektual dapat memicu efisiensi otak. Jarangnya berkomunikasi akan menyebabkan kemampuan intelektual otak jadi kurang terlatih.

Sumber: Milist Info

 
Leave a comment

Posted by on April 5, 2011 in Artikel kesehatan

 

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: