RSS

Coffe Blandongan Jogja..

18 Apr
Coffe Blandongan Jogja..

Kali ini kita terjun bebas ke sebuah tempat minum kopi yang sangat terkenal di kalangan mahasiswa Jogja karena warkop (warung kopi) yang satu ini sangat piawai menerapkan filosofi murah meriah dalam memuaskan para penggemarnya…haha ok check ki dot >>>>>>

Namanya terdengar cukup aneh, Blandongan. Lokasinya berada di dekat palang pintu KA Gowok. Tempat nongkrong yang satu ini benar-benar pantas menyandang gelar megawarkop karena arealnya sangat luas. Blandongan menyediakan banyak sekali meja dan kursi kayu panjang yang sederhana dan beberapa tempat lesehan untuk mengakomodasi serbuan anak-anak nongkrong Jogja.

Meskipun layak disebut kafe karena memang berjualan kopi, Blandongan tidak bersolek cantik seperti kafe-kafe lainnya. Areal duduk yang sangat luas itu berada di bawah naungan bangunan bambu serba terbuka beratapkan seng. Sampah kulit kacang berserakan di lantai tanah bawah meja. Kesan pertama yang muncul ketika melihat penampakan Blandongan adalah: “Ya ampun . . . joroknya!”.

Kalau datang rame-rame, bagi kelompok menjadi dua. Kelompok pertama segera mengamankan lokasi sementara kelompok kedua (satu orang saja cukup) meluncur ke dapur untuk memesan, jangan lupa tanyakan teman-teman Anda mau minum apa. Dapurnya adalah sebuah gubuk bambu di bagian belakang komplek dengan lampu hijau nempel di dindingnya. Ruangan yang super sempit ini (makanya nggak usah rame-rame) berisi berbagai macam jajanan pasar dan aneka rupa snack teman ngobrol, bahkan ada nasi bungkus ala angkringan.

Ambil jajanan secukupnya dan bayar di kasir. Sambil bayar, Anda bisa sekalian pesan aneka minuman yang diinginkan. Blandongan menawarkan banyak sekali racikan kopi dan susu dengan harga super ekonomis. Untuk snack, kopi susu dan es kopi susu (seperti yang terlihat di foto), saya cuma bayar Rp 5.500! Teman saya sampai khawatir kalau si kasir sudah salah hitung saking murahnya. Setelah itu, sambil membawa snacknya, cari tempat duduk dan tunggu saja minumannya datang, biasanya tidak terlalu lama.

Meskipun disajikan dengan cangkir keramik berhias bunga-bunga, tampilan cantik jelas bukan keahlian Blandongan. Kopi susunya berceceran berantakan di gelas dan tatakan. Saya yang pesan es kopi susu melakukan kesalahan fatal dengan mengaduk minuman berwarna gelap di gelas itu. Ternyata kopinya kopi tubruk! Karena diaduk, ampas kopinya naik semua dan semakin manghitamkan cairan yang nampaknya memang kopi susu. Rasanya tentu saja tak keruan. Kopi susu hangatnya sangat manis sehingga rasa asli kopi sudah tak terlacak lagi.

 
Leave a comment

Posted by on April 18, 2011 in Kuliner

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: