RSS

Me_ngu_ap..

03 May
Me_ngu_ap..

Dari beberapa sumber tulisan dan survey ada hal yang menarik tentang menguap antara lain:

1. Setiap orang menguap: bayi, anak kecil, orang muda, orang tua, beberapa burung, reptil dan sebagian besar mamalia.
2. Sampai saat ini belum banyak penelitian tentang menguap (yawning) mungkin hal ini disebabkan banyak orang berpendapat menguap bukanlah sebuah masalah.
3. Sekali menguap rata-rata sekitar 6 detik.
4. Menguap dapat menular, (hahahahha, hati-hati dengan orang yang menguap)
5. Detak jantung meningkat 30% saat kita menguap.


6. 55% orang akan menguap dalam lima menit setelah melihat orang lain menguap.
7. Membaca artikel tentang menguap membuat orang terangsang untuk menguap.
8. Orang buta menjadi lebih menguap ketika mendengar rekaman suara orang menguap.
9. Anak laki-laki lebih banyak menguap dibanding anak perempuan
10. Bagian dari otak yang memainkan peranan dalam hal menguap adalah hypothalamus (lihat  *).

Yawn2

Apa yang menyebabkan menguap?
Banyak penyebab seseorang mengantuk, secara garis besar saya membagi dalam 2 pengaruh antara lain:

  • Pengaruh fisiologi
  • Kita menguap karena kandungan oksigen dalam paru-paru kita sudah berkurang.Penelitian menunjukkan bahwa pada saat kita bernafas normal, kita tidak menggunakan paru-paru pada secara penuh.Di dalam paru-paru ada organ yang bernama alveoli, atau kantung udara.Alveoli ini berfungsi untuk mengalirkan oksigen ke dalam darah dan menyedot karbondioksida untuk kemudian dikeluarkan. Jika alveoli tidak mendapatkan udara segar, dia akan kempis dan paru-paru agak mengeras. Otak kemudian segera bereaksi untuk memerintahkan mulut menguap dan menarik udara (oksigen).
  • Mungkin hal-hal berikut menyangkut fisiologi, ketika seseorang kurang tidur, kelelahan, kebanyakan tidur, melakukan aktifitas yang monoton dan membosankan (mis: membaca, menonton, menunggu), kurang konsentrasi.

  • Pengaruh psikologi
  • Berada disekitar orang menguap membuat orang ikut menguap.
  • Melihat orang menguap juga membuat seseorang menguap meskipun melalui pesawat televisi.
  • penelitian juga menghasilkan suatu kesimpulan yang cukup
    aneh. Ketika 2 orang atau lebih berada dalam suatu situasi dan salah
    satu orang tersebut menguap, maka orang lain yang menguap paling banyak
    adalah orang yang memiliki empati paling besar dibanding lainnya. Jadi
    ada hubungan antara frekuensi menguap dan empati.

Teori yang tidak benar tentang menguap

Banyak orang menduga bahwa menguap disebabkan karena tubuh kita berusaha mengeluarkan karbondioksida yang berlebihan dan mengambil lebih banyak oksigen. Hal ini memang masuk akal karena ketika seseorang bosan atau lelah, mereka bernafas lebih lambat, ketika nafas lebih lambat maka oksigen dalam paru lebih sedikit. Sehingga begitu karbondioksida meningkat dalam darah, pesan ini yang sampai kepada otak menginstruksikan ke paru agar menarik nafas yang dalam maka terjadilah menguap. Masalahnya teori tentang banyaknya karbondioksida dalam darah tidak terbukti dalam percobaan yang dilakukan oleh Dr. Robert Provine bersama asistennya ditahun 1987, mereka melakukan 4 kali percobaan dan mengkondisikan ruangan dengan berbagai macam gas sebagai berikut:

Gas #1 = 100% Oxygen

Gas #2 = 3% Carbon dioxide, 21% Oxygen

Gas #3 = 5% Carbon dioxide, 21% Oxygen

Gas #4 = Normal Air

dan menempatkan beberapa orang didalamnya untuk  bernafas selama 30 menit.

Dan hasilnya:

Bernafas dalam kondidi 100% oksigen (Gas #1) atau dalam kondisi
karbondioksida (Gas #2 and #3) tidak menyebabkan orang bernafas lebih cepat.
Begitupun baik dalam ruangan yang banyak karbondioksida maupun dalam ruangan
100% oksigen tidak menyebabkan orang-orang itu menguap lebih banyak. Juga tidak
merubah berapa lama seseorang dalam sekali penguapan.

Yang menarik ditahun 2007, para peneliti menyampaikan proposal bahwa menguap
digunakan untuk mendinginkan otak, mereka menemukan orang yang menguap lebih
banyak, lebih menurunkan suhu diotak dibandingkan meletakkan handuk
dingin dikepala. Orang yang bernafas melalui hidung (yang berpikir untuk
menurunkan suhu otak) bahkan tidak pernah menguap.
Hal tentang menguap memang masih banyak merupakan misteri .

 
Leave a comment

Posted by on May 3, 2011 in Artikel kesehatan

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: