RSS

Just share with yu…

21 May

Jika anda yakin adanya Tuhan, maka seharusnya anda juga yakin bahwa surga itu ada. Dalam agamaku mengenal rukun iman: iman adanya Allah SWT, Iman adanya Nabi/Rosul, iman adanya malaikat, iman kepada kitab ALLAH SWT, iman terhadap hari kiamat, dan Iman adanya Qodo dan Qodar.

Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada? Apakah kejahatan itu ada? Apakah Tuhan menciptakan kejahatan?

Cerita pertama:

Seorang Profesor dari sebuah universitas terkenal menantang mahasiswa-mahasiswa nya dengan pertanyaan ini.

PROFESOR :”Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?”.

Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, “Betul, Dia yang menciptakan semuanya”.

“Tuhan menciptakan semuanya?” Tanya professor sekali lagi.

“Ya, Pak, semuanya” kata mahasiswa tersebut.

Profesor itu menjawab,
“Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan menciptakan Kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu adalah kejahatan.”

Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor tersebut.

Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahwa sekali lagi dia telah membuktikan kalau agama itu adalah sebuah mitos.

Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata, “Profesor, boleh saya bertanya sesuatu?”

“Tentu saja,” jawab si Profesor

Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, “Profesor, apakah dingin itu ada?”

“Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada. Apakah kamu tidak pernah sakit flu?” Tanya si professor diiringi tawa mahasiswa lainnya.

Mahasiswa itu menjawab,

“Kenyataannya, Pak, dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas. Suhu -460F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi diam dan tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata dingin untuk mendeskripsikan ketiadaan panas.”

Mahasiswa itu melanjutkan, “Profesor, apakah gelap itu ada?”

Profesor itu menjawab, “Tentu saja gelap itu ada.”

Mahasiswa itu menjawab,

“Sekali lagi anda salah, Pak.Gelap itu juga tidak ada. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari, gelap tidak.”

“Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang gelombang setiap warna.”

“Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya di ruangan tersebut. Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya.”

Akhirnya mahasiswa itu bertanya, “Profesor, apakah kejahatan itu ada?”

Dengan bimbang professor itu menjawab,

“Tentu saja, seperti yang telah kukatakan sebelumnya. Kita melihat setiap hari di Koran dan TV. Banyak perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia. Perkara-perkara tersebut adalah manifestasi dari kejahatan.”

Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu menjawab,

“Sekali lagi Anda salah, Pak. Kejahatan itu tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan. Seperti dingin atau gelap, kajahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan Tuhan.”

“Tuhan tidak menciptakan kejahatan. Kejahatan adalah hasil dari tidak hadirnya Tuhan di hati manusia. Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari ketiadaan cahaya.”

Profesor itu terdiam…

Dan mahasiswa itu adalah,

Albert Einstein.

Cerita kedua :

Seorang ilmuwan adalah orang yang sangat menjunjung tinggi “logika”, yaitu segala sesuatu harus masuk akal.
Tetapi dalam hal konsep tentang Tuhan, Stephen Hawking tidak logis. Sebab, ada kebenaran “keteraturan terjadi oleh karena diatur”. Tidak ada kebenaran yang seperti ini “keteraturan tanpa diatur”.
Jadi, alam semesta dengan segala isinya yang ada pasti ada yang mengatur. Tidak mungkin berevolusi dengan sendirinya. Dalam kenyataan hidup, segala sesuatu yang tidak diatur pasti berjalan semrawut dan kacau.
Pada suatu hari, Blaise Pascal, seorang ilmuwan sedang di laboratorium. Dia sedang memperhatikan replika gugusan tata surya buatannya. Tiba-tiba, seoran temannya yang ateis masuk dan melihat replika tata surya buatan Pascal. Sang ateis berkomentar dan bertanya :”replikanya bagus ….. siapa yang membuatnya ?”. Pascal menjawab :”Tidak ada yang membuat…. ada dengan sendirinya”. Lalu sang ateis membalas :”Tidak mungkin. Pasti ada yang membuatnya, sebab karya yang demikian indah pasti ada yang membuat.” Lalu Pascal menjelaskan : “Kamu percaya, bahwa replika tata surya ini ada yang membuatnya. Tetapi, kamu tidak percaya, bahwa alam semesta yang sedemikian indah dan luar biasa ada yang menciptakannya.”

Inti dari 2 cerita diatas adalah menunjukkan pada kita bahwa sesuatu itu ada, dan pasti ada yang membuat ada. Jadi sebelum membicarakan adanya surga, maka kita harus yakin dulu bahwa Tuhan itu ada. Buktinya tentu saja banyak, masing” manusia memiliki pengalaman religius masing-masing yang membuat mereka percaya adanya Tuhan. Dari situ kita akhirnya yakin bahwa surga itu ada, kepercayaan itu muncul ketika yakin dengan Tuhan, sehingga jika ada orang yang bilang bahwa surga tidak ada, itu artinya orang tersebut tidak menyakini adanya Tuhan.

Bahkan dalam ilmu filosofi, dimana ilmu filosofi merupakan ilmu yang mengungkap suatu fenomena baik yang ada dan yang mungkin ada. Dalam teropong filosofi, surga termasuk ke dalam suatu yang mungkin ada, hal ini didasarkan karena surga tidak tamapak, bahkan belum ada yang bisa cerita secara langsung kondisi di surga seperti apa. Nah namun yang mungkin ada disini bisa dikatakan memiliki presisi 50 : 50. Jadi jika ada pernyataan yang menyebutkan bahwa surga itu tidak ada,, menurut saya dia adalah orang yang tidak logis sekalipun dia seorang ilmuwan. Kenapa ilmuwan, ini karena kemarin sempat membaca di salah satu website yang menyebutkan bahwa seorang ilmuwan berinisial H tidak percaya adanya surga dan mengklaim bahwa surga hanyalah kisah dongeng..

Saya heran melihat cerita tersebut, ko bisa seorang ilmuwan yang notabene alur berpikirnya berdasarkan logika bisa berkata demikian..yang jauh dari logika.

 
Leave a comment

Posted by on May 21, 2011 in My Story

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: