RSS

Review Motorola EX115

24 Jun

Motorola merintis jalan membangkitkan kembali nama besarnya. Sejak pamornya meredup, praktis baru awal tahun ini Motorola terlihat menggeliat. Tak hanya serius di pasar ponsel cerdas, vendor asal AS tersebut pun mulai menjajaki segmen bawah. Sebuah seri berjuluk EX115 diluncurkan ke pasar tanah air.

Disain
Motorola EX115 mengadopsi model QWERTY yang tengah jadi trend. Bentuknya ergonomis dan agak berbeda dari disain ponsel lokal yang umumnya identik. Melihat harga dan tampilannya, bisa dipastikan ponsel ini hadir untuk menangkal dominasi QWERTY lokal.
Namun, begitu memegang ponsel ini tekstur plastik nan ringkih membuat indahnya kesan pertama perlahan memudar. Rasanya mutu casing EX115 tak jauh berbeda dari beberapa seri yang pernah digelontorkan vendor lokal. Untung saja, balutan karet di casing belakang serta finishing berkelas bisa menyelamatkannya dari tudingan bahwa mutu EX115 sekelas ponsel Cina.

Nilai lebih yang pantas diapresiasi terletak pada tuts keypad QWERTY dari karet lembut. Ukurannya memang kecil, namun ternyata nyaman saat dipakai mengetik. Di atas keypad tertanam tombol navigasi, tombol home, tombol shortcut kamera, tombol call, back dan tombol end.
Tak ada yang spesial di sektor disain jika dibandingkan Samsung Chat T322. Sama-sama keluaran vendor papan atas yang sekelas setidaknya Chat T322 sudah dijejali tombol navigasi optical trackpad.
Dual SIM card
Sektor ini menarik disorot lantaran baru sedikit seri keluaran vendor papan atas yang mengadopsinya. Keberadaan opsi dual SIM card pada Motorola EX115 tentu saja menjadi ancaman tersendiri buat vendor ponsel Cina.
Pada ponsel ini, tak ada tombol khusus untuk mengatur fitur dual SIM card (GSM-GSM) yang disediakan. Namun, setiap Anda menekan tombol call, akan muncul pilihan jaringan (SIM1 atau SIM2) yang hendak dipakai. Praktis, meski tanpa tombol call tambahan seperti yang biasa ditemukan dalam ponsel Cina.

Soal daya tangkap sinyal, kedua slot mampu beroperasi sama baiknya dan bisa berjalan bersamaan. Satu catatan saja, seperti kasus yang terjadi saat pengujian Samsung Chat T322, saat salah satu kartu menerima panggilan, kartu lain tak bisa dihubungi pada saat bersamaan.
Layar & Menu
Layar TFT Motorola EX115 cukup besar yakni 2,4 inci dengan dukungan 262 ribu warna pada resolusi 320×240 piksel. Menu dan fontasi yang tertampil di layar nyaman di mata. Di sektor ini mampu tampil dengan baik dan memanjakan penggunanya.
Namun, PULSA merasakan ‘aura’ ponsel Cina saat pertama kali menghidupkan Motorola EX115. Bagaimana tidak, interface yang disuguhkan memiliki karakteristik sama dengan yang biasa dipajang pada ponsel Cina. Selidik punya selidik, EX115 ternyata memakai software MTK yang umumnya dibenamkan di ponsel Cina.

Terpampang 12 ikon yang berjajar dalam format grid tanpa efek animasi. Namun, agak berbeda dengan yang sering ditemukan dalam ponsel Cina, folder disimpan dalam menu alias tidak disebar memenuhi interface.
Lagi-lagi di sektor ini agak ketinggalan dibandingkan Samsung Chat T322 yang punya interface khusus DUOS UX. Personalisasi pada Samsung Chat T322 lebih atraktif dengan kemampuan menjalankan tema berbeda di setiap SIM yang aktif dan menawarkan fitur khusus bernama Smart Home.
Kamera
Motorola EX115 menyuguhkan kamera berkekuatan maksimal 3 megapiksel. Pengaturan resolusi bisa dipilih mulai dari VGA, 1MP, 2 MP dan 3MP. Tentu saja sebuah daya tarik mengingat rata-rata ponsel Cina atau Samsung Chat T322 saja hanya menawarkan kekuatan kamera sekelas 1,3 megapiksel.
Setting kamera di dalamnya meliputi scene mode, capture mode, white balance, dan EV sepertinya cukup membantu kualitas visual gambar. Belum cukup, Motorola menjejalkan pula fitur Photo Editor untuk mengolah hasil jepretan kamera.

Hasil jepretan indoor cukup natural dan tajam. Warna tidak tertangkap maksimal namun cahaya yang didapat sudah termasuk sempurna. Hasil foto dalam kondisi indoor dengan pencahayaan lampu neon pun memuaskan meski masih dihiasi titik-titik menganggu di area gelap.
Di sektor perekam audio visual bergerak, Motorola EX115 memiliki fitur video recorder dengan setting tak jauh berbeda dengan kamera. Settingan batasan perekaman mulai dari 60 second hingga no limit durations. Untuk size rekaman bisa dipilih mulai dari 95KB, 195KB hingga 295KB.
Audio
Musik menjadi sarana hiburan vital dalam ponsel ini. Lewat pemutar musik yang didukung fasilitas equalizer area ini memberikan kontribusi signifikan pada EX115.
Sound yang keluar dari lubang speaker di belakang bodi cukup nyaring dan kuat, lebih baik dari ponsel Cina.
Saat dinikmati dari headset dengan port audio 3,5 mm, sound terasa semakin menggigit. Kombinasi bass dan treble terasa harmonis di telinga. Satu tambahan, pemutar musik ini bisa mempercepat dan memperlambat tempo lagu. Asyik bukan?

Radio FM melengkapi kemampuan EX115. Tancapkan earphone yang berfungsi sebagai antenna untuk mengaktifkannya. Tersedia beberapa fitur seperti kemampuan menyimpan sembilan chanel list, schedule FM Radio hingga fasilitas perekam siaran.
Internet & Konektivitas
Di sini, Motorola EX115 tak berusaha tampil menonjol. Jalur data yang disuguhkan hanya sekelas GPRS. Alhasil, kecepatan akses internet tak jauh berbeda dengan ponsel Cina pada umumnya.
Browser WAP yang merupakan bawaannya bisa dipakai mengakses website mobile. Tapi kurang mumpuni untuk menjelajah website kaya konten dan fitur seperti Flash. Untuk Opera Mini, Anda harus mendownloadnya terlebih dahulu sebelum dipakai.

Perihal transfer data antar perangkat, Motorola EX115 ditopang Bluetooth dan kabel data untuk memudahkan memindahkan data. Dan saat diuji coba untuk memindahkan data jpeg berbobot 116KB proses pairingnya mudah dan tidak ada kendala.

Fitur Lain
Motorola EX115 sudah menanamkan My Space, Facebook dan YouTube. Tersedia juga Melody Composer untuk membuat lagu sendiri yang bisa dipakai sebagai ringtone. Aplikasi bawaan yang disuntik dalam PIM Organiser di antaranya adalah calendar, alarm, task dan world clock. Soal keamanan, Motorola EX115 menyediakan fitur Reject by SMS.

Memori internal ponsel ini berkisar sekitar 50 MB. Jika kurang memadai buat Anda, ruang penyimpanan bisa diperbesar dengan menambahkan kartu microSD yang bisa muat sampai kapasitas optimal 2GB.

Kesimpulan
Spekulasi Motorola dengan meluncurkan seri EX115 patut diacungi jempol. Namun, tak seharusnya vendor sekelas Motorola mengandalkan software MTK sebagai ‘nyawa’ ponsel ini. Samsung saja membenamkan user interface khusus untuk Chat T233-nya.
Tapi bicara soal kemampuan, Motorola EX115 termasuk menjanjikan. Lihat saja keberadaan kamera 3 megapiksel dan mutu casing yang masih sedikit lebih baik dari ponsel Cina. Belum lagi fitur dual SIM card dan disain QWERTY yang memang sengaja dihadirkan untuk mendobrak dominasi vendor lokal. (hp)
Kelebihan    : kamera 3 megapiksel, dual SIM card, slot micro SD,
Kekurangan: prosessor sekelas ponsel lokal, jalur data hanya sekelas GPRS, tidak multitasking, interface standar

source : tabloid pulsa

 
Leave a comment

Posted by on June 24, 2011 in Info

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: