RSS

Uji One Way Anova

22 Jul
Uji ini digunakan untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan rata-rata untuk lebih dari dua kelompok sampel yang tidak berhubungan. Jika ada perbedaan, rata-rata manakah yang lebih tinggi. Data yang digunakan biasanya berskala interval atau rasio.
Contoh kasus:
Menggunakan contoh kasus pada uji independent sample t test ditambah satu kelompok data yaitu kelas C. Seorang mahasiswa dalam penelitiannya ingin mengetahui apakah ada perbedaan nilai ujian antara kelas A, kelas B, dan kelas C pada fakultas Kedokteran suatu universitas. Penelitian dengan menggunakan sampel sebanyak 20 responden yang diambil dari kelas A, kelas B. Dalam uji ini jumlah kelompok responden yang diambil tidak harus sama, misalnya kelas A sebanyak 4 orang, kelas B sebanyak 5 orang, dan kelas C sebanyak 10. Data-data yang didapat sebagai berikut:
 Tabel 4. Tabulasi Data
No
Nilai Ujian Praktik
Kelas
1
                  80
Kelas A
2
                  78
Kelas A
3
                  87
Kelas A
4
                  79
Kelas A
5
                  82
Kelas B
6
                  86
Kelas B
7
                  74
Kelas B
8
                  79
Kelas B
9
                  88
Kelas B
10
                  79
Kelas C
11
                  82
Kelas C
12
                  90
Kelas C
13
                  75
Kelas C
14
                  86
Kelas C
15
                  78
Kelas C
16
                  85
Kelas C
17
                  81
Kelas C
18
                  76
Kelas C
19
                  80
Kelas C
Langkah-langkah uji dengan program SPSS
  • Masuk program SPSS
  • Klik variable view pada SPSS data editor
  • Pada kolom Name ketik nilaiujn, dan kolom Name pada baris kedua ketik kelas.
  • Pada kolom Decimals, ubah nilai menjadi 0 untuk semua variabel.
  • Pada kolom Label, untuk kolom pada baris pertama ketik Nilai Ujian, untuk kolom pada baris kedua ketik Kelas.
  • Pada kolom Values, untuk kolom pada baris pertama biarkan kosong (None). Untuk kolom pada baris kedua klik pada kotak kecil, pada value ketik 1, pada Value Label ketik kelas A, lalu klik Add. Langkah selanjutnya pada Value ketik 2, pada Value Label ketik kelas B, lalu klik Add. Selanjutnya pada Value ketik 3, pada Value Label ketik kelas C, lalu klik Add. Kemudian klik OK.
  • Untuk kolom-kolom lainnya boleh dihiraukan (isian default)
  • Buka data view pada SPSS data editor, maka didapat kolom variabel nilaiujn dan kelas.
  • Ketikkan data sesuai dengan variabelnya (pada variabel kelas ketik dengan angka 1, 2 dan 3 (1 menunjukkan kelas A, 2 menunjukkan kelas B, dan 3 menunjukkan kelas C)
  • Klik Analyze – Compare Means – One Way ANOVA
  • Klik variabel Nilai Ujian dan masukkan ke kotak Dependent List, kemudian klik variabel Kelas dan masukkan ke kotak Factor, kemudian klik Options, klik Descriptive dan Homogeneity of variance, lalu klik Continue.
 
Leave a comment

Posted by on July 22, 2012 in Artikel kesehatan

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: